17.8.1945-17.8.2009 [sebuah renungan ]

Bendera Merah Putih

Malam telah larut, dengan memanfaatkan momentum hari kemerdekaan, mari sejenak kita duduk bersama sembari menikmati secangkir kopi, panganan apapun tidak masalah, sesederhana itu.. lama tak bersua, marilah kita bicara mengenai kebangsaan,mengusik sedikit nasionalisme yang mulai terkubur…

Bagaimana kalau di awali dengan sebuah senyuman dan satu pertanyaan kecil, apa yang menjadi tolak ukur kebangsaan ?, atau yang lebih halus, seberapa besar rasa nasionalisme yang terbangun.?.   Penasaran ???

Siang yang Panas ih..

First, Please read on :)

cintaku padamu bagaikan dinamika fluida,
laksana air yang terus mengalir ke segala arah,
seperti udara yang mengembang dan memuai memenuhi ruang sekelilingnya…
Maka bertasbihlah dalam cintaNya,
sebelum aliran ini berubah menjadi gelombang besar,
sebelum udara ini menekan rongga-rongga hatimu…

Alhamdulillah, sekarang aku dah nemuin slogan yang kusuka untuk blog ini, bisa dibaca di atas “azharoo.com cuman mau posting, simple kok” semoga saja postingan nanti bener bener simple dan tidak mengacau di blogosphere tercinta ini.. :)

Pagi yang sejuk, diiringi dengan suara kicauan burung – burung bapak kost ,(Hayoo mikirin apa, ini emang bener-bener burung asli) tiba tiba saja siangnya berubah menjadi hari yang gerah, panas dan peluh.. jadi buat ademin (ademin=nyejukin, bukan admin) hari kuputusin untuk pergi kewarnet, tentunya setelah berargumentasi dengan my other self mau ngejus alpukat aja atau mending 2 jam diwarnet .. Halah.. Lanjuut!!

Bye Mbah..

Perpisahan… Hanyalah perpindahan kehidupan.. Sebenarnya.. Dia tak sungguh hilang… — Cupumanik

Mbah Surip, memang penuh dengan fenomena:), siapa sangka album “tak gendong” (2003) yang beliau keluarkan butuh waktu penantian selama kurang lebih 6 tahun sebelum akhirnya meledak dipasaran. Kesederhanaan yang tergambar dari sosok beliau mampu memikat penggemarnya, kesederhanaan yang terlihat dalam lagu-lagunya.

Aku memang bukanlah penggemar beliau, meski tidak dapat disangkal bahwa aku menyukai lagu-lagu yang beliau bawakan :D. Atau tidak sempat bagiku untuk mengenal sosok beliau lebih dalam. Meski begitu, saat mengetahui kepergian beliau yang begitu mendadak, rasa kehilangan itu tetap ada, wajah yang ramah yang selalu dihiasi senyum itu memang mudah melekat dalam ingatan… Semakin mengenal semakin bertambah rasa kagum ini…

Manusia.. Datang dan pergi..

Datang, singgah .. Dan pergi..

Hanya perbuatan yang dapat dikenang…

Hanya kata-kata yang dapat diingat

Mencintai dengan seutuhnya dan sepenuhnya…

* Mari berdoa untuk beliau yuuk..:o