Tentang Mie Ayam

Mie Ayam

Setelah bolak-balik blogwalking, ada satu tulisan lama yang menarik hati (cieee). Membaca tulisan tentang Mie ayam dan sejarahnya dari blog Anton “Mie Ayam dalam perspektif sejarah”. Pada awalnya kukira tulisan ini hanya tentang mie ayam, tetapi ternyata juga membahas sedikit tentang masakan arab dan padang, Haa, lalu dibahas juga tentang sebab adanya perbedaan rasa daerah satu dengan yang lain.. habis bacanya sekonyong-konyong jadi teringat waktu zaman dulu pulang sekolah sering makan mie ayam sama abah.. Ah.. mau cari mie ayam dulu aah :)
Ada saran tempat yang enak ?

gambar diculik dari http://bisnisukm.com/sampai-kini-bisnis-mie-ayam-tetap-subur.html

Mengutuhkan

Video ini merupakan karya kolaborasi Fahd Djibran – Futih Aljihadi – Fiersa Besari

“Ada dua jenis kerinduan,”katamu suatu hari,
“kerinduan pertama tersebab kita pernah merasakan sesuatu
dan kita menginginkannya kembali. Kerinduan kedua tersebab
kita tak pernah mengalaminya dan benar-benar ingin merasakannya,
setia menunggu dalam penantian yang lugu.”

Spesial buat teman-teman yang melangsungkan pernikahan ( “Mitsaqon Gharitzun”, Perjanjian Agung atas nama Tuhan ) dibulan ini :)
Kepada 71mm0, f_keciel Selamat menempuh hidup baru :)

Ucapan Terimakasih [again n always]

12/02/2010 08:02
Liputan6.com, Tigre: Seorang pengemudi mobil di Argentina berhasil selamat dari hantaman kereta api karena ditolong pengguna jalan lainnya, Kamis (11/2). Insiden ini terjadi di sebuah jalan di Kota Tigre, Argentina yang pengamanan palang pintu keretanya tidak memenuhi standar keamanan lalu-lintas. Dalam gambar kamera CCTV menunjukan sebuah mobil mogok tepat di perlintasan rel kereta api. Beruntung saat kereta perlahan mendekat, seorang pengendara motor berusaha mendorong mobil agar keluar dari lintasan rel. Pria itu sendiri harus berpacu dengan waktu menyelamatkan diri dari hantaman kereta yang sudah memperlambat lajunya. Kecelakaan akhirnya dapat dihindarkan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.(IAN)

Fiuuuuuuh…. lega, bener, senang meskipun hanya melihat dari layar televisi, di Tigre, Argentina.. dari sebuah kamera cctv terlihat bagaimana inisiatif seorang penumpang motor berhasil menyelamatkan pengemudi mobil yang mogok didepannya, bukan disembarang tempat, tapi di atas rel kereta api.. dengan resiko nyaris tertabrak kereta api itu sendiri..

Kejadian ini menunjukkan bahwa terkadang kita memerlukan suatu dorongan , dorongan untuk bisa tetap maju saat menghadapi masalah.. dan bersyukurlah ada orang-orang yang bersedia membantu kita, karena sadar atau tidak, mereka perduli dan bersedia melibatkan diri dengan tujuan yang baik, meringankan beban kita…

Heuheuheu.. jadi sekali lagi ku mo ngucapin terimakasih kepada semua teman farmasi unlam khususnya angkatan 2005, pada team tantaran gayung (riskan, dewi, fadlilaturrahmah), team republik manuran, atas semua dukungan semangatnya, untuk dosen pembimbing (ibu Arnida dan pa Noer Komari) yang sabar atas kelakuan saya (peaceee :D )… Dan tentu saja, untuk orang-orang yang paling berarti bagi hidup saya.. My family, ayah ..ibu.. adik.. serta almarhumah nenek..

pelajaran minggu ini :

Di antara bekerja keras dan bekerja cerdas, manakah yang lebih baik, begitu salah satu pertanyaan seorang peserta pada acara Golden Ways Mario Teguh minggu tadi.. pada mulanya, saya berpikir jawabannya pastilah bekerja cerdas, namun oleh Mario Teguh pertanyaan itu malah dijawab dengan sebuah pertanyaan baru.. apakah kalau sudah bekerja cerdas maka  tidak perlu lagi bekerja keras ?.. Ternyata tidak, sebab seseorang yang bekerja cerdas masih harus bekerja keras, karena kecerdasan pertama adalah bekerja keras… analoginya, seseorang yang  malas bekerja malah sibuk mencari cara baru, Jadi nasehatnya malam itu “Be smart, and work hard”

Untitled [i]

………………………..
Aku tahu betapa aku mencintai diriku,
mencintai setiap tarikan dan hembusan nafasku,
menikmati caraku berpikir,
dan larut mewujudkan  impian-impianku,
mencintai caraku dalam menjalani hidupku.

Aku adalah pribadi,
yang terbentuk dengan teladanmu,
mempelajari dan meresapi,
makna semangatmu dalam menjalani hidup,
usaha dan kerja kerasmu,
perilaku dan tanggung jawabmu,
kebanggaanku adalah untukmu.
Ini bukan hanya tentang mereka,
ini tentangmu,
yang selalu menjadi inspirasiku…
………………………..

Mengembalikan jati diri bangsa [2]

Mengembalikan Jati Diri Bangsa
Banjarmasin, 9 November 2009 21.15, dalam hitungan jam menuju 10 November

“Pahlawan adalah seseorang yang berjuang untuk bangsa dan negara”

Itu adalah kutipan dari sebuah buku, sebuah buku yang sepuluh tahun lalu pernah kubaca, kusimak, dan ku hapal di ruang tamu, beberapa menit sebelum kesekolah menjelang ujian nasional yang pada kala itu di sebut EBTANAS. Memang cerita tentang sejarah dulu bagiku terasa membosankan , sekarang — tetap membosankan… hehehe.. maklum, saya bukan pembaca yang baik, lebih senang menghabiskan waktu nonton kotak bergambar di ruang keluarga…. Jadinya ya begitu, sejak kecil sudah belajar kepepet… hehe.. ya gitu deh, lanjut ??

Ramadhan Kali Ini

Puasa, bagi beberapa orang  (termasuk saya) kadang bisa menjadi alasan untuk malas beraktifitas duniawi (tapi kayaknya tidak untuk ngeblog deh :P ) , dan seperti kebanyakan orang, pada bulan puasa saya semakin rajin dan sering beribadah (semoga saja ini bukan sekadar “topeng” yang hanya dikenakan pada bulan Ramadhan).

Apakah salah ? untuk menjawabnya tergantung sudut pandang masing-masing. Dalam rukun islam, ibadah seperti shalat, puasa, zakat dan naik haji sudah jelas diwajibkan, hanya saja sayang sekali jika puasa diidentikkan dengan penurunan aktivitas, wong seharusnya bisa berbuat lebih, tidur aja bisa jadi ibadah apalagi kalau bekerja. yep, lalu?