12/02/2010 08:02
Liputan6.com, Tigre: Seorang pengemudi mobil di Argentina berhasil selamat dari hantaman kereta api karena ditolong pengguna jalan lainnya, Kamis (11/2). Insiden ini terjadi di sebuah jalan di Kota Tigre, Argentina yang pengamanan palang pintu keretanya tidak memenuhi standar keamanan lalu-lintas. Dalam gambar kamera CCTV menunjukan sebuah mobil mogok tepat di perlintasan rel kereta api. Beruntung saat kereta perlahan mendekat, seorang pengendara motor berusaha mendorong mobil agar keluar dari lintasan rel. Pria itu sendiri harus berpacu dengan waktu menyelamatkan diri dari hantaman kereta yang sudah memperlambat lajunya. Kecelakaan akhirnya dapat dihindarkan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.(IAN)
Fiuuuuuuh…. lega, bener, senang meskipun hanya melihat dari layar televisi, di Tigre, Argentina.. dari sebuah kamera cctv terlihat bagaimana inisiatif seorang penumpang motor berhasil menyelamatkan pengemudi mobil yang mogok didepannya, bukan disembarang tempat, tapi di atas rel kereta api.. dengan resiko nyaris tertabrak kereta api itu sendiri..
Kejadian ini menunjukkan bahwa terkadang kita memerlukan suatu dorongan , dorongan untuk bisa tetap maju saat menghadapi masalah.. dan bersyukurlah ada orang-orang yang bersedia membantu kita, karena sadar atau tidak, mereka perduli dan bersedia melibatkan diri dengan tujuan yang baik, meringankan beban kita…
Heuheuheu.. jadi sekali lagi ku mo ngucapin terimakasih kepada semua teman farmasi unlam khususnya angkatan 2005, pada team tantaran gayung (riskan, dewi, fadlilaturrahmah), team republik manuran, atas semua dukungan semangatnya, untuk dosen pembimbing (ibu Arnida dan pa Noer Komari) yang sabar atas kelakuan saya (peaceee
)… Dan tentu saja, untuk orang-orang yang paling berarti bagi hidup saya.. My family, ayah ..ibu.. adik.. serta almarhumah nenek..
pelajaran minggu ini :
Di antara bekerja keras dan bekerja cerdas, manakah yang lebih baik, begitu salah satu pertanyaan seorang peserta pada acara Golden Ways Mario Teguh minggu tadi.. pada mulanya, saya berpikir jawabannya pastilah bekerja cerdas, namun oleh Mario Teguh pertanyaan itu malah dijawab dengan sebuah pertanyaan baru.. apakah kalau sudah bekerja cerdas maka tidak perlu lagi bekerja keras ?.. Ternyata tidak, sebab seseorang yang bekerja cerdas masih harus bekerja keras, karena kecerdasan pertama adalah bekerja keras… analoginya, seseorang yang malas bekerja malah sibuk mencari cara baru, Jadi nasehatnya malam itu “Be smart, and work hard”